java

Jumat, 08 Februari 2013

Membuat Animasi Dengan Menggunakan Aplikasi Blender

saya akan menjelaskan cara membuat robot dengan menggunakan aplikasi Blender.




potongan diatas merupakan tampilan awal dan merupakan tampilan dari program awal Blender.  Untuk membuat robot, pertama-tama kita harus membuat kepalanya. Pada potongan gambar dibawah akan dijelaskan cara membuat kepala robot yang akan kita buat.
Setelah kita mengambil bangun ruang bola, kita tinggal membuat bagian kepala robot yang kita buat.





Pertama-tama kita pilih Edit Mode. Edit mode itu sendiri digunakan untuk mengedit bagian yang kita inginkan, mulai dari vertex, edge dan face. Pada bagian ini saya menggunakan pilihan Vertex Select dan setelah itu kita tandai titik mana yang akan kita gunakan, setelah itu kita tari titik yang telah kita tandai agar membentuk rambut lurus keatas dan lancip, kita buat 2 bagian kiri dan kanan. Setelah kiri dan kanan sudah jadi kita tinggal membuat rambut bagian belakangnya, rambut bagian belakang kita buat mowhank sebelum itu kita tandai titik mana saja yang akan dipakai. Setelah jadi kita tinggal membuat bagian mata dan mulut, langkahnya sama yaitu memberikan titik yang akan dipakai tetapi dibagian mata dan mulut kita tidak menarik titik yang kita tandai tetapi kita tekan kedalam bagian titik yang kita tandai. Berikut hasil dari langkah diatas.


Setelah bagian kepala sudah jadi langkah berikutnya adalah membuat bagian badan. Pada bagian badan robot ini menggunakan bangun ruang silinder.





Setelah kita menambahkan silinder untuk bagian badan robot yang ingin kita buat, kita beri titik dibagian sisi atas silinder tersebut agar membentuk sebuah rok setelah itu kita tambah kembali bangun ruang bola, bola tersebut digunakan untuk bagian leher robot yang kita buat dan kita gabungkan bagian leher dengan rok yang kita buat tadi. Berikut penggabungan tersebut.






Setelah bagian badan dan leher sudah jadi, selanjutnya kita akan membuat bagian tangan dan kaki robot tersebut. Untuk bagian tanagn kita memerlukan bangun ruang silinder, pertama-tama kita buat silinder tersebut menjadi tipis dan kemudian kita buat silinder tersebut menjadi panjang. Bagian itu akan digunakan untuk bagian lengan dan kaki robot yang kita buat. Setelah sudah jadi kemudian kita copy bagian itu hingga menjadi 2 kaki dan 2 lengan, untuk bagian lengan jangan terlalu panjang.





Setelah membuat telapak tangan dan jari-jarinya, kita tinggal membuat telapak kakinya saja. Disini kita memerluka 1 buah bola setelah itu bola tersebu kita buat piph dan berbentuk seperti balon udara setelah terbentuk  baru di copy untuk telapak kaki satunya.




 

Setelah komponen bagain-bagain robotnya sudah dibuat, langkah selanjutnya kita susun bagian-bagian tersebut dan memberi warna pada animasi yang telah kita buat. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini.




Selasa, 04 Desember 2012

Art or Craft

Desain Sebagai Kerajinan

Sebagai kerajinan, desain grafis merupakan bagian integral dari mencetak proses produksi yang melibatkan teks, gambar dan konten lainnya untuk dipublikasi. Dengan demikian, desainer grafis menempati peran penting dalam proses dengan penghubung dengan klien dan profesional seperti printer, typographers, fotografer dan menyelesaikan rumah. Pandangan desain grafis sebagai bagian dari proses cetak melihat desain grafis sebagai kerajinan.

Beberapa elemen desain pekerjaan, seperti penambahan atau pengurangan ruang antara surat kepada pembuat teks mengeset baik dan menarik, dapat dianggap sebagai desainer kerajinan jenis yang sama dalam cara tukang kayu bekerja memotong kayu atau printer letterpress menyesuaikan tekanan tempat tidur untuk membuat kesan yang benar. Pandangan ini melihat desainer sebagai memiliki hubungan dengan klien sebagai bagian dari proses tugasnya, dengan desainer memfasilitasi apa yang perlu dilakukan untuk menghasilkan pekerjaan.

Desain sebagai Seni

Sebagai seni, desain grafis menciptakan gambar yang mencolok dan layout untuk mengkomunikasikan ide-ide dan informasi untuk audiens yang berbeda. Disiplin adalah merupakan garis depan pemikiran kreatif, memajukan teori tentang bagaimana berkomunikasi secara efektif melalui media visual dengan menggunakan berbagai alat intelektual untuk membangun bermakna hubungan antara desain yang berbeda elemen. Pandang desain melihat desainer sebagai sebuah entitas yang terpisah yang sibuk dengan personal ekspresi bukannya dipimpin oleh singkat atau komisi.

Banyak desainer melakukan eksperimen proyek dan menghasilkan menerbitkan sendiri. Namun, dua pandangan tentang desain tidak saling ekslusif. Banyak desainer yang ditugaskan untuk gaya mereka yang unik, sementara desainer lainnya beradaptasi dengan gaya mereka untuk memenuhi spesifik komis.


Senin, 29 Oktober 2012

Cara Mengedit Foto dengan PhotoScape

Zaman sekarang banyak aplikasi yang khusus dibuat untuk yang suka atau gemar dengan desain grafis. Contoh-contoh aplikasinya adalah Photoshop, Blender, Ai, PhotoScape, 3DMax dll. Kali ini saya akan menjelaskan cara mengedit foto dengan menggunakan PhotoScape, PhotoScape itu sendiri merupakan software instant editing freeware yang dapat mengolah foto anda menjadi hasil karya yang artistik dalam waktu singkat. Berikut ini akan saya jelaskan bagaimana cara menggunakan aplikasi PhotoScape.



Tampilan Menu pada PhotoScape

Sebelum kita memulai menggunakan aplikasi ini sebaiknya kita memilih foto yang akan kita gunakan, kita pilih fitur viewer. Viewer merupakan fitur melihat foto yang ada di dalam file / folder komputer dan kita bisa pilih salah satu foto kita untuk diedit. Setelah kita sudah menemukan foto yang cocok dan pas untuk diedit, kita pilih fitur Editor.


Sebelum diedit

Fitur editor berfungsi untuk mengubah ukuran, kecerahan dan penyesuaian warna, white balance, koreksi lampu latar, frame, balon, modus mosaik, menambahkan teks, gambar gambar, cropping, filter penghapusan mata merah, mekar, stempel klon.



Sesudah diedit

Untuk melakukan editan seperti diatas ada beberapa langkah, berikut akan saya jelaskan langkah-langkahnya :
  1. Pilih foto yang akan diedit
  2. Pilih menu editor
  3. Lalu lihat bagian bawah disana ada pilihan Object, pilih object
  4. Lalu pilih menu Photo disana ada banyuak pilihan, kemudian kita pilih cartoon
  5. Setelah pilih cartoon kita pilih cartoo 003
  6. Setelah itu pilih Cartoon lagi lalu pilih menu face dan kemudian kita pilih face y04
  7. Langkah selanjutnya kita pilih speech ballon, disini kita bisa memasukan tulisan yang kita inginkan.
Itu langkah-langkah yang digunakan untuk membuat foto diatas.

Rabu, 24 Oktober 2012

Sejarah Perkembangan Desaign Grafis

Desaign Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual dengan mengunakan gambar untuk menyampaikan informasi. Grafis sendiri memiliki arti menulis, mengores atau mengambar. Sedangkan desaign sendiri memiliki arti proses pemikiran dan perasaan yang akan menciptakan sesuatu hasil karya.

Desaign grafis sendiri berkembang pesat seiring berkembangnya zaman, desaign tulisan dan huruf awal diterapkan pada zaman kejayaan kerajaan Romawi. Dengan kejayaan pada zaman itu membuat peradabaan baru dalam sejarah barat dan diikuti dengan diadaptasikan kesusasteraan, kesenian, agama. Serta munculnya huruf alfabet latin, alfabet itu sendiri dibawa oleh Yunani dan awal mulanya alfabet latin terdiri dari 21 huruf, yaitu : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, X. Kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet latin. Sedangkan 3 huruf lainnya, yaitu : J, U, dan W baru dimasukkan pada abad pertengahan, dengan penambahan huruf tersebut maka total dari huruf alfabet menjadi 26. Itu awal muncul dan berkembanganya huruf alfabet.


Pada awal milenium kedua buku menjadi kebutuhan yang sangat penting, namun pada zaman itu mesin cetak belum ada jadi buku harus ditulis dengan tangan dan itu pun menghabiskan waktu yang sangat lama untuk proses pemyalinannya, dari itu semua muncul huruf blackletter script. Blackletter script merupakan huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping itu semua agar mempermudah dan mempercepat kerja penulisan.


Pada tahun 1447 baru pertama kali mesin cetak ditemukan, penemu mesin cetak adalah Johannes Gutenberg. Dia menemukan mesin cetak yang bisa digerakan dengan model tekanan menyerupain desain Rhineland, untuk menghasilkan anggur. Dan itu merupakan suatu revolusioner produksi pembuatan buku secara besar-besaran dengan biaya rendah, pada masa itu berkembang juga corak huruf (tifografi).


Pada tahun 1851 di Taman Hyde London tepatnya bulan Mei hingga bulan Oktober di selenggarakan The Great Exhibition. Pameran ini digelar dalam bangunan berupa struktur besi dan kaca, sering disebut juga dengan istana kristal, dalam pameran ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan desain.


Pada tahun 1892 Henri Toulouse-Lautrec seniman dari Perancis melukis banyak sisi Paris pada abad ke 19 dalam poster dan lukisan yang menggambarkan simpati terhadap ras manusia.


Pada tahun 1910 meupakan simbol terkuat dari kejayaan modernisme adalah mesin yang diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya. Pada tahun ini desain tanpa dekorasi cocok dengan 'bahasa mesin' , sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif tidak sesuai dengan ' estetika mesin'.


Pada tahun 1916 ini merupakan suatu pergerakan seni dan kesusasteraan yang dikembangkan mengikuti perang dunia pertama, dan Dadaism membawa gagasan baru, arah dan bahan. Tetapi, dengan sedikit keseragaman. Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, serta penolakan terhadap hukum keindahan.


Pada tahun yang sama yaitu tahun 1916, De stijl merupakan gaya yang berasal dari Belanda. Merupakan suatu seni dan pergerakan desain yang dikembangkan sebuah majalah, dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De stijl ini menggunakan bentuk segi empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris.


Pada tahun 1918 merupakan tahun dimana pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow, yang ditandai oleh penggunaan metode industri untuk menciptakan objek geometris. Rusia berpengaruh pada pandangan modern melalui penggunaan huruf sansserif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris.


Pada tahun 1919 gedung Bauhaus dibuka dibawah arahan Walter Gropius, gedung Bauhaus harus tutup pada tahun 1933. Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendesain mengikuti perang dunia pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukan hiasan.


Pada tahun 1928-1930

Pada tahun ini terlahir Gill Sans, Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klastik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberikan suatu kemampuan beraneka ragam. Huruf gill sans itu sendiri dibuat oleh Tipograper Eric Gill.

Pada tahun 1931, Harry Beck

perancangan grafis Harry Beck menciptakan desain peta bawah tanah London.

Tahun1950, International StyleInternational atau Swiss style didasarkan pada prinsip revolusioner tahun 1920an seperti De Stijl, Bauhaus dan Neue Typography, dan itu menjadi resmi pada tahun 1950. Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif menjadi aturan sebagaimana tipografi ditingkatkan untuk lebih menunjukkan fungsi universal daripada ungkapan pribadi.


Tahun 1951, HelveticaHelvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia, diciptakan oleh Max Miedinger seorang perancang dari Swiss Berpenampilan bersih, tanpa garis-garis tak masuk akal berdasarkan pada huruf Akzidenz-Grotesk. Pada awalnya disebut Hass Grostesk, nama tersebut diubah menjadi Helvetica pada tahun 1960. Helvetica keluarga mempunyai 34 model ketebalan dan Neue Helvetica mempunyai 51 model.


Tahun1960, Psychedelia and Pop ArtKultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar.


Sekian sejarah perkembangan dari desain grafis, kita bisa ambil kesimpulan kalau desaign grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual dengan mengunakan gambar untuk menyampaikan informasi. Grafis sendiri memiliki arti menulis, mengores atau mengambar. Sedangkan desaign sendiri memiliki arti proses pemikiran dan perasaan yang akan menciptakan sesuatu hasil karya. Dan awal mulanya alfabet latin terdiri dari 21 huruf, yaitu : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, X. Kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet latin. Sedangkan 3 huruf lainnya, yaitu : J, U, dan W baru dimasukkan pada abad pertengahan, dengan penambahan huruf tersebut maka total dari huruf alfabet menjadi 26. Itu awal muncul dan berkembanganya huruf alfabet.